tidak mungkin tidak ada manusia yang mengalami itukan?
kalaupun ada, manusia itu berarti telah mati. mati dari semua rasa.
kami manusia, kami telah diciptakan. dititipkan ditempat yang disebut bumi.
bumi yang kami pijak, bumi yang kami putuskan untuk dijadikan tempat tinggal kami, bumi yang kami hancurkan, bumi yang kami tidak tau akan sampai kapan terus berbaik hati kepada kami.
setiap bayi yang baru lahir pasti menangis. ada yang bilang semua bayi menangis setelah dilahirkan karna dia tidak mau pergi dari tempat nyaman disebut rahim. ada juga yang bilang bayi menangis karna dia tidak mau melihat kejamnya dunia, haha terdengar mengada-ada dan lebay ya.
sebenernya maksud saya menulis kali ini bukan untuk ceramah panjang lebar soal bayi, bumi ataupun yang kayaknya mending baca buku daripada baca tulisan beginian.
Tuhan pasti lebih tau kami dibanding kami yang tidak punya kemampuan apapun
hahah, dan ya emang kita punya kemampuan apa sih selain berfikir, bertindak, boong, korupsi, ngerokok, minum, have-sex, mendengar, mencium, nafsu?
itu semua kemampuan taraf manusia kan? ohmungkin ada yang bisa ngilang, bunuh diri-sendiri tapi ga mati-mati nyawanya seribu, ataupun mungkin ada yang bisa ngilangin piramid? kalo itu sih diluar kemampuan saya untuk nyari tau ya.
cuma berawal dari bosen ga tau pengen ngapain, berakhir dengan presepsi saya dengan we all have secrets
ya, semua manusia yang kamu ciptakan pasti punya rahasia kan Tuhan?
dan memang cuma kamu yang tau dari semua rahasia-rahasia kami
disini, 21tahun saya banyak belajar
belajar bagaimana caranya menjadi manusia yang manusiawi
belajar kalau ternyata diluar sana banyak yang dapat saya pelajari
belajar bahwa semua makhluk itu fana, sama dengan bumi yang kamu ciptakan.
ya semua fana
memang apa yang bisa kamu katakan kalau itu kekal?
tubuh yang kamu pakai dan jiwa kamu tempatkan sekarang akan musnah nantinya, tidak ada yang tersisa.
ya, semua pasti bermula. dan semua permulaan pasti ada akhir.
kami lahir, dalam keadaan tidak tau apa yang akan kami hadapi didepan
tidak tau bagaimana bisa kami tetap bertahan dengan hanya oksigen disekeliling kami, tidak pernah tau bagaimana bisa kami terlahir dengan begitu sempurna.
saat itu.
sampai akhirnya kami mati, kami meninggalkan jejak. jejak yang kami tinggalkan pun hanya sebuah kenangan difikiran orang-orang yang kami temui saat masih hidup
sebenernya kami ini hanya miniatur kan? miniatur dari permainanmu
miniatur yang nantinya akan bergerak sendiri, berfikir sendiri, mengambil tindakan sendiri, berjuang sendiri.
life is like a giant puzzle. Everyday we struggle to find its pieces to make it into a complete picturesemua manusia punya tujuan yang sama, bahagia, dan hidup tenang.
ada manusia yang ga pengen bahagia dan hidup tenang emangnya?
