Minggu, 16 September 2012

Semester 9

Tidak ada larangan memang, untuk berdoa kapanpun dimanapun (kecuali dikamar mandi mungkin ya). Tapi bagi saya, selama saya masih memiliki ruang privat antara saya denganMU, saya lebih memilih ruang itu.

Tapi untuk kali ini saja, izinkan saya untuk bisa menjadikan perbincangan kita sebagai motivasi untuk saya kedepannya, disini. Diblog saya :)

Bolehkan saya memanggilMu berkali-kali disini? walaupun saya tahu Engkau selalu dan tidak pernah tidak mendengarkan saya ya Allah.

Tidak banyak yang ingin saya sebarkan disini...
Semester 9
Saya memohon kepadaMu, tolong jadikan semester ini indah bagi saya
Tolong jadikan semester ini semester terakhir untuk saya, semester yang nantinya akan menentukan langkah saya selanjutnya.
Tolong jadikan semester ini sebagai penutup selama saya mengenyam pendidikan disini, di IT Telkom ini, di Bandung. Di kota yang penuh kenangan


Aamiin :)

Bismillahirahmanirrahiim...


Sabtu, 15 September 2012

ini random, kamu?

Selamat bermalam minggu untuk kalian para muda-mudi berpasangan, dan selamat ber-sabtu malem buat kalian yang dikenal dengan sebutan mblo

oke itu cuma salam pembuka
to the pont aja, saya ngerasa udah asing banget lama-lama tinggal didaerah kampus yang dulu bagi saya itu penuh dengan huru-hara, ketawa-ketiwi, malu-mesra, marah-tangis, dan apa deh semua rasa yang buat saya ngerasa kenal banget sama daerah tempat saya tinggal sampai detik ini.

Bandung, mau tau dulu kenapa saya tergila-gila pengen tinggal disini?
sebenernya ga ada alasan khusus sih, tp kata orang banyak "bandung itu ga berlebihan, ga juga kekurangan. ga lebih kayak jakarta, tp ga kurang jg kayak jogja. Bandung itu pas"

ah gatau deh, sebenernya random banget ini saya mau ngetik apa
banyak banget fikiran yang muter di otak saya.
pertanyaan berderet yang kalo dijawab malah bikin pertanyaan baru muncul lagi.

"Emang lo bisa apa?"
"kenapa saat gue lahir, Tuhan ga nyiptain gue dalam keadaan agama gue noni? kenapa gue yang dipilih?"
"Kenapa dulu gue pengen banget tinggal dibandung? dan kenapa Tuhan begitu baik mengabulkan keinginan gue semudah itu?"
"setelah berjalan sejauh ini, gue dapet pelajaran apa aja sih?"
"kenapa gue bisa ketemu sama si ini? si itu? mereka? kamu? dia? dan banyak orang lainnya?"
Lucu ya, mereka semua minta diutarakan, mencari jawabannya masing-masing.
Mereka semua berdesakan untuk saling didahulukan, tapi otak saya terlalu sempit untuk menjabarkan mereka semua yang-sangat-begitu-banyak kedalam kalimat tanpa intonasi.
ah mungkin saya hanya butuh tidur, belakangan ini saya memang sangat kurang sekali tidur.
atau mungkin sebenernya yang saya butuhkan hanya teman hati?
oke, bagian itu mari kita pungkiri saja.

Tau tidak, sebenarnya saya lelah
saya muak berada dikeadaan saya baik-baik saja dan memang baik-baik saja

Tau tidak, saya seperti kehilangan sesuatu
kehilangan sesuatu yang dulu pernah menjadi pegangan saya
sesuatu yang dahulu sangat saya percayai keadaan serta keberadaannya

Tau tidak, saya seperti buta didalam
saya tidak bisa melihat apa-apa sebenarnya
saya hanya bertumpu pada kaki tanpa tulang, lumpuh dan terseret.

Dan tau tidak, entah akan sampai kapan
ya entah sampai kapan, saya terkekang disana.

ah oke itu berlebihan.

Rabu, 08 Agustus 2012

Tuhan, kami punya cerita

tertawa, bahagia, rasa nyaman, harapan, keputus-asaan, marah, tangis, hampa, kami manusia mengalami itu
tidak mungkin tidak ada manusia yang mengalami itukan?
kalaupun ada, manusia itu berarti telah mati. mati dari semua rasa.
kami manusia, kami telah diciptakan. dititipkan ditempat yang disebut bumi.
bumi yang kami pijak, bumi yang kami putuskan untuk dijadikan tempat tinggal kami, bumi yang kami hancurkan, bumi yang kami tidak tau akan sampai kapan terus berbaik hati kepada kami.

setiap bayi yang baru lahir pasti menangis. ada yang bilang semua bayi menangis setelah dilahirkan karna dia tidak mau pergi dari tempat nyaman disebut rahim. ada juga yang bilang bayi menangis karna dia tidak mau melihat kejamnya dunia, haha terdengar mengada-ada dan lebay ya.

sebenernya maksud saya menulis kali ini bukan untuk ceramah panjang lebar soal bayi, bumi ataupun yang kayaknya mending baca buku daripada baca tulisan beginian.

Tuhan pasti lebih tau kami dibanding kami yang tidak punya kemampuan apapun
hahah, dan ya emang kita punya kemampuan apa sih selain berfikir, bertindak, boong, korupsi, ngerokok, minum, have-sex, mendengar, mencium, nafsu?
itu semua kemampuan taraf manusia kan? ohmungkin ada yang bisa ngilang, bunuh diri-sendiri tapi ga mati-mati nyawanya seribu, ataupun mungkin ada yang bisa ngilangin piramid? kalo itu sih diluar kemampuan saya untuk nyari tau ya.

cuma berawal dari bosen ga tau pengen ngapain, berakhir dengan presepsi saya dengan we all have secrets
ya, semua manusia yang kamu ciptakan pasti punya rahasia kan Tuhan?
dan memang cuma kamu yang tau dari semua rahasia-rahasia kami

disini, 21tahun saya banyak belajar
belajar bagaimana caranya menjadi manusia yang manusiawi
belajar kalau ternyata diluar sana banyak yang dapat saya pelajari
belajar bahwa semua makhluk itu fana, sama dengan bumi yang kamu ciptakan.
ya semua fana

memang apa yang bisa kamu katakan kalau itu kekal?
tubuh yang kamu pakai dan jiwa kamu tempatkan sekarang akan musnah nantinya, tidak ada yang tersisa.

ya, semua pasti bermula. dan semua permulaan pasti ada akhir.
kami lahir, dalam keadaan tidak tau apa yang akan kami hadapi didepan
tidak tau bagaimana bisa kami tetap bertahan dengan hanya oksigen disekeliling kami, tidak pernah tau bagaimana bisa kami terlahir dengan begitu sempurna.
saat itu.

sampai akhirnya kami mati, kami meninggalkan jejak. jejak yang kami tinggalkan pun hanya sebuah kenangan difikiran orang-orang yang kami temui saat masih hidup

sebenernya kami ini hanya miniatur kan? miniatur dari permainanmu
miniatur yang nantinya akan bergerak sendiri, berfikir sendiri, mengambil tindakan sendiri, berjuang sendiri.
life is like a giant puzzle. Everyday we struggle to find its pieces to make it into a complete picture
semua manusia punya tujuan yang sama, bahagia, dan hidup tenang.
ada manusia yang ga pengen bahagia dan hidup tenang emangnya?


Sabtu, 04 Agustus 2012

se-sulit sederhana

"karna kita emang ga akan bisa ketemu di garis finish"

ya, anggap saja seperti itu, intinya sih seperti itu

2-minggu lebih di bulan puasa, minggu 5 agustus 2012 03:34
sembari menyeruput minuman sereal rasa coklat untuk kedua-kalinya buat nemenin sahur
sebenernya ga ada aktivitas yang melelahkan yg saya lakukan untuk saya keluhkan di sini, cuma mengulang-kembali-lagi kejadian yang.. yaaa kayaknya itu lagi itu lagi.

tokohnya masih sama ko, tokoh utama dan 'pasangan si tokoh utama'
ah kayaknya emg ga pantes buat di bilang pasangan ya, katakan saja deh kayak gini cerita lama belum kelar
pasti ngertikan?  :)

layaknya membaca buku yang sama berkali-kali bahkan sampai hapal endingnya, ko saya ga ada bosen-bosennya ya buat baca buku itu lagi, lagi, dan lagi?

tidak sempurna, tapi membekas

"gue terlalu baik kali yah"
"terlalu baik apa terlalu bego? itu beda tipis lho"
:)
yah rasanya kuping saya sudah terlalu kebal mendengar ini Tuhan. Bukan hanya kuping sepertinya, anggota tubuh saya lainnya jg kebas akan rasa ya kalo dibilang sakit (lagi)
apa memang ga akan pernah ada endingnya ya? atau mungkin Tuhan memang sengaja membiarkan tetap seperti ini supaya saya sajalah yang menyusun endingnya? kayak gitu ga sih Tuhan?

bemula dari sms minta maaf dan selamat puasa, saya simpati
kemudian mengatakan "ohiya yaudah kalo gitu, aku ga akan panggil nama kamu lagi deh" saya meng-akhiri
se-sulit sederhana saya melakukannya, karna kamu jg pasti akan melakukan itu kan?
entah nantinya kamu akan datang lagi untuk mencoba peruntungan kamu mendapatkan pintu saya yang sedikit terbuka, atau memang akhirnya KITA menemukan jalan lelah untuk melakukannya lagi.

ohiya, saya pengen minta maaf ke kamu
maaf kalo ternyata nantinya saya ga bisa menepati janji saya dahulu, yg bilang saya akan terlihat cantik di hari kelulusan kamu. memakai kebaya serta membawakan bunga, karna saya yakin itu memang ga akan pernah terjadikan? walau belum terjadi tp pasti nantinya akan terjadi, dan saya minta maaf sebelum itu terjadi.
tapi sebisa mungkin saya berusaha mengurangi kekecewaan kamu akan itu. hey, memang kamu akan kecewa? saya rasa bahkan untuk kecewa-pun kamu enggan, karna kamu terlebih dahulu telah lupa akan janji saya :)
saya menggantikannya untuk datang ke sidang kamu, selamat ya.
kamu berhasil...
ya kamu telah berhasil ko, walaupun itu butuh perjalanan panjang yg sudah kamu lakukan.
kamu berhasil akhirnya mewujudkan salah satu impian kamu untuk memberikan hadiah terindah buat mama
dan saya bangga akan kamu :')
dan yaa.. mungkin memang sampai disini saja peran saya ada di kehidupan kamu
karna kamu memang tidak akan butuh saya lagi di kehidupan kamu mendatang-kan?

kamu, ya kamu...
tetap semangat untuk mewujudkan impian-impian kamu yg lain ya, karna saya yakin ga ada yang namanya sia-sia dalam hidup selama kamu percaya itu bisa terwujud

kamu, ya kamu...
setidak-yakin-nya kamu akan keajaiban, percayalah bahwa Tuhan selalu melihat kamu dan mendengarkan kamu. hanya Dia yang tahu kapan dan akan sampai mana pencarian yg kamu lakukan terhenti

kamu, ya kamu...
jika nantinya kamu menemukan dia yang bisa menjadikan kamu melihat indahnya dunia, nyaman dan rasa bersyukur, jaga dan selalu peluk dia ya. saya yakin ko kamu jg ga mau kan terus-terusan mencari mencari dan terus mencari?

kamu, ya kamu...
kalau akhirnya kamu berhasil menjadi apa yang selama ini kamu impikan, jangan pernah lupa ya, jangan pernah lupa akan buku lama yang telah menjadikan kamu orang hebat di masa mendatang :)

"karna emang ga ada yang bisa ngegantiin siapapun dengan siapapun yang lain, tapi setidaknya carilah siapapun yg baru untuk terus melangkah kedepan"
kamu bilang itu kan?
ya, kalau memang siapapun yang lain itu telah kamu temukan, sampaikan salam saya untuknya ya, entah siapapun itu, yang nantinya akan menggantikan posisi saya di hati kamu.

sampaikan padanya dan jangan lupa ceritakan padanya bahwa dulu di hati kamu pernah ada saya. seorang wanita yang menyatakan kamulah cinta pertamanya :)

selamat pagi B
terimakasih.

hey, saya berhasil melewati tulisan ini tanpa menangis
ternyata saya memang sekuat ini
:)

Rabu, 25 Juli 2012

Bahagia itu pilihan

Dor!
haloo.. sudah lama ya rasanya saya ga nulis2 disini hihih
sebenernya lagi ga sibuk apa2 sih, cuma sibuk menikmati manis dan pedihnya realita :)
ahahah, lagi sok melankolis banget nih hari ini

Sudah 2 orang 'teman' terdekat saya berhasil melewati sidang skripsi. Seneng rasanya melihat mereka tersenyum bahagia membawa kabar baik untuk kedua orangtuanya seraya berkata "alhamdulillah"
Saya juga manusia biasa ko, pasti ada rasa sedih saat melihat kenyataan bahwa saya tinggal sendiri berjuang disini
Tapi bukan berarti kemudian saya menangis, saya tau ini merupakan ujian untuk saya
mengambil keputusan apakah ini dijadikan beban atau malah pemacu semangat, iya kan?
:)

Saya belajar mengenal tubuh saya, hidup saya, pembangkit semangat untuk diri saya sendiri.
ada kalimat penyemangat yang sering saya dengar, mungkin klise kedengarannya
"yang mampu membahagiakan diri itu hanya diri saya sendiri"
tapi ternyata benar lho, hal apapun yang saya miliki, entah itu uang, baju baru, sepatu baru, atau gadget mahal sekalipun ga mampu membuat saya bahagia. toh tanpa barang2 itu pun saya tetap bisa tertawa tersenyum bahagia ko
Mindset, ya mindset kalian lah yang membuat kumpulan arti bahagia itu datang.
"Bahagia itu sederhana"
pernah dengar kalimat itu kan?

Kenapa harus sulit mencari arti bahagia selama kamu bisa membuat bahagia itu sendiri, ya, bahagia itu bisa kamu buat, bukan kamu cari.
bahagia itu kamu
bahagia itu dekat
bahagia itu sederhana
Untuk bahagia, kamu ga perlu ko pake rumus phytagoras yang ngejelimet, rumus fisika yang bikin pusing, dan rumus cinta yang terkadang bikin sakit hati hihi
bahagia itu kamu sendiri yang buat
Takaran untuk orang bahagia itu beda2.

Tapi buat saya, asal bersama keluarga, hidup berkecukupan, melihat ayah dan ibu saya alhamdulillah sehat tertawa sembari mengobrol dengan saya, kedua kakak saya serta keponakan (saya sudah jadi tante lho heheh), kucing2 saya yang semakin hari semakin banyak :D dan juga dikelilingi teman2 yang saling menghargai, perasaan ikhlas dan seringnya bersyukur
saya putuskan saya bahagia :)
hei, bahagia itu suatu keputusan bukan?
saya putuskan untuk bahagia selama saya hidup.

Kalo kamu? Bahagia seperti apa yang menurut kamu bisa bikin hari2 kamu bahagia?
sudah buat keputusan untuk bahagia hari ini?

:)

Jumat, 01 Juni 2012

Salah satu yang terhebat yang telah dipertemukan.

Hari ini, jumat tanggal 1 juni saya seperti mendapatkan sesuatu energy baru dalam tubuh saya
:')
Lucky Widya Pramesti namanya, tapi saya biasa memanggilnya oponciim :3
baik, cerdas, konsisten, dan mandiri itu yang saya lihat untuk dapat menggambarkan dia

Mungkin ini pertama kalinya saya mencoba memberanikan diri untuk bercerita, menyalurkan semua keluh, emosi, dan sedih saya. Mungkin ini pertama kalinya saya mencoba untuk membuka diri, dan mungkin ini pertama kalinya saya benar2 merasakan bahwa sebenarnya saya sangat membutuhkan keberadaan kalian di hidup saya
saya selalu beranggapan "kenapa ga coba untuk menyelesaikan semuanya sendiri, ini kan hidup kamu?" tapi ternyata tidak selalu semuanya harus dilakukan sendiri, ya benar2 sendiri yg saya maksud.

Semua airmata saya tumpah seketika saat saya melakukan percakapan sederhana dengan oponcim, bukan suatu percakapan yang terlalu formal saya bilang, ya seperti percakapan "apa kabar?" "kangen" dan lain sebagainya. Sampai akhirnya entah karna apa saya tidak lagi sanggup untuk berpura-pura bahwa saya baik2 saja.

"kefikiran nanti aku tinggal sendiri hehehe, nanti aku sendirian dikampus. Ga ada kalian. Kalian udah melalang kemana-mana tp aku masih disini aja :'''''''("
Begitu awalnya saya memulai,

"no pain no gain"
"sekarang ini udah jangan buang2 waktu sama cowok kayak gitu, inget umur"
"yaah tapi bakal berubah kapan? apa ada jaminannya dia cepet berubah?" 
"padahal kau juga harus inget, masalah didirimu udah cukup ribet"
"ngerubah diri kita sendiri aja dulu, kalo udah bisa manage diri baru dikit2 nyemplung ke hidup orang. Malah lebih baiik, alhamdulillah banget kalo kau malah ketemu orang yang bisa bantu kau jadi yang lebih baik... yang lebih dewasa dll"
"kalau kau cepet cau dari kuliah trus melanglang siapa tau ketemu yang lebih ok"
"kalo mau fokus inget aja orangtua, trus bayangin mereka kebandung dateng wisuda kau. Cara ini sih never fail me heheheheheh"
"Drive orang beda2 sih put. Taruh cita-citanya jangan tinggi-tinggi, taruh dideket yang bisa diraih." 
"intinya : kesimpulannya : mau kayak gimana itu kita sendiri yang kontrol. Your future in your own hand putri. Bukan di pak agus..... Semangaaaaaaaaaatttttt" 
"hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan orang yang salah heheheeh" 
"pokoknya kalau suatu hari goyah & tidak semangat oleh suatu hal kayak TA atau apapun cerita kekita ajaaaaaa.... you're not alone liotaaaaaang"
 :'''''''''''''''''''''''''))))))))))

Tidak ada kalimat formal ataupun nonformal yang dapat mengambarkan rasa terimakasih saya hari ini untuk kamu Lucky Widya Pramesti
Kamu salah satu yang terhebat dalam hidup saya, yang pernah saya miliki hingga sekarang
Terimakasih.

Senin, 28 Mei 2012

Don't (ever and never) tell me (again)

You held my hand and walked me home, i know. Why you gave that kiss, it was something like tihis and made me go oh, oh. You wiped my tears, got rid of all my fears. Why did you have to go? (have to go). Guess it wasn't enough to take up some of my love. Guys are so hard to trust
Did i not i tell you that i'm not like that girl the one who gives it all away, yeah, oh-h
Did you think that i was gonna give it up to you this time? Did you think that it was something i was gonna do and cry? Don't try to tell me what to do, don't try to tell me what to say. You're better off that way, yeah.
Don't think that your charm, and the fact that your arm is now around my neck. Will get you in my pants. Now i'll have to kick your ass, and make you never forget (never forget).
I'm gonna ask you to stop, i thought i liked you a lot, but i'm really upset (i'm really upset), Get out of my head, Get off of my bed, Yeah, that's what i said.
** This guilt trip that you put me on. Won't mess me up, I've done no wrong. Any thoughts of you and me have gone away.
Better off that way, I'm better off alone anyway.
Avril Lavigne - Don't Tell Me

Hey tenang, saya hanya mengutip.
Lirik ini mengingatkan saya, tentang kamu yang layak mendapatkan arti dari lirik ini.
Entah, saya sedikitpun tidak pernah melebih-lebihkan keadaan. Tapi selalu kamu yang membantu saya untuk memilih keadaan ini.
Saya butuh waktu, kembali saya butuh waktu untuk kembali lagi menenangkan ego dan nafsu saya akan pentingnya diri kamu di otak saya. Itu melelahkan.
Kenapa kamu ingin sekali melihat saya memohon kepada waktu?
Kenapa kamu sedikitpun tidak pernah memaksa saya untuk berhenti berharap akan cinta yang tidak ada kita didalamnya?
Lalu untuk apa semua kepo-an kamu terhadap saya selama itu kalau kenyataanya kamu hanya ingin mendapatkan kesenangan sesaat?
Kamu sebenarnya tidak butuh saya, kamu hanya butuh nafsu saya akan rasa rindu terhadap kamu.
tau tidak? saya menjijikan!
Untuk mungkin ribuan kalinya saya kembali jatuh kelubang yang sama
Kamu itu ranjau, ranjau cinta beracun yang membuat saya terkekang dan tidak bisa mencium udara segar didalamnya
Saya mabuk, saya dibuat mabuk oleh ranjau kamu.
Kamu cerdas, sangat cerdas, dan mungkin kali ini saya harus lebih cerdas lagi dibanding kamu.
Saya muak, saya lelah
Tapi saya yakin kamu tidak akan pernah lelah untuk memasang ranjau itu kembali dan berharap saya atau mungkin para pemilik nafsu lain untuk kembali menikmati.
Saya muak, saya lelah
Saya itu bukan KITA yang tidak akan pernah ada kamu didalamnya
Saya itu adalah sebagian dari saya sepenuhnya yang telah hilang oleh pesona diri kamu yang pandai.
Saya muak, saya lelah
Saya adalah doa yang dilakukan jemari untuk mengadah mengajukan doa tentang kita
Saya adalah pemohon kecil tentang nikmat dari cinta yang singkat
Saya hanya..
Ya, saya muak dan saya benar-benar lelah.